Pustaka kesehatan
Morning sickness: apa yang membantu, dan kapan berakhir?
Cara mengatasi morning sickness yang membantu, kapan mual saat hamil mulai dan berakhir, serta tanda hiperemesis gravidarum yang perlu ditangani dokter.
Diperbarui
Singkatnya
Morning sickness: apa yang membantu, dan kapan berakhir?
Morning sickness adalah mual dan muntah saat hamil, dan bisa terjadi kapan saja sepanjang hari. Biasanya mulai sebelum minggu ke-9 dan mereda di minggu ke-14 sampai ke-16, meskipun pada sebagian orang berlangsung lebih lama. Makan sedikit-sedikit tapi sering dengan makanan hambar, makan biskuit kering sebelum bangun, minum sedikit demi sedikit, dan jahe sering membantu. Muntah hebat sampai tidak bisa menahan cairan perlu ditangani dokter.
Ditulis oleh tim Gyne · Tinjauan medis: menunggu
Poin penting
- Morning sickness sangat umum dan bisa terjadi kapan saja, siang maupun malam.
- Biasanya mulai sebelum minggu ke-9 dan mereda di minggu ke-14 sampai ke-16.
- Makan sedikit dengan makanan sederhana, minum sedikit demi sedikit, dan jahe adalah hal sederhana yang bisa dicoba lebih dulu.
- Doktermu bisa memberikan pengobatan yang aman jika langkah di rumah belum cukup.
- Tidak bisa menahan cairan selama 24 jam, atau urine sangat pekat, perlu ke dokter di hari yang sama.
Kapan morning sickness mulai dan berakhir?
Mual dan muntah saat hamil biasanya mulai sebelum minggu ke-9. Bagi kebanyakan orang, keluhan ini hilang di minggu ke-14 sampai ke-16.
Pada sebagian orang, keluhan berlangsung beberapa minggu lebih lama, dan bisa sampai minggu ke-20 atau lebih. Perubahan hormon di 12 minggu pertama diduga menjadi salah satu penyebabnya.
Apa yang membantu mengatasi morning sickness di rumah?
Tidak ada satu cara yang pasti berhasil, jadi coba beberapa cara ini dan pertahankan yang cocok untukmu:
Makanan tinggi lemak atau garam tetapi rendah gizi bisa memperburuk mual pada sebagian orang.
- Makan beberapa biskuit kering atau selembar roti panggang kering sebelum bangun dari tempat tidur.
- Makan sedikit-sedikit tapi sering, supaya perutmu tidak pernah kosong.
- Pilih makanan sederhana yang lebih tinggi karbohidrat dan protein, dan lebih rendah lemak.
- Coba makanan dingin jika bau makanan panas membuatmu mual.
- Minum air atau cairan lain sedikit demi sedikit tapi sering, sepanjang hari.
- Hindari bau dan makanan yang memicu mualmu.
- Istirahat bila bisa, karena rasa lelah bisa memperburuk mual.
- Makan camilan kecil sebelum tidur, dan jika kamu terbangun di malam hari.
Makanan apa yang membantu mengatasi morning sickness?
Makanan sederhana dan mudah dicerna biasanya paling bisa diterima. Memadukan protein dengan karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian utuh, juga bisa membantu menahan mual.
Makanan yang lebih mudah diterima banyak orang antara lain:
- Biskuit asin (crackers), roti panggang kering, atau sereal tawar.
- Selai kacang di atas irisan apel atau seledri.
- Kacang-kacangan, keju, yogurt, keju cottage, atau susu.
- Kaldu, agar-agar, atau minuman jahe saat perutmu sangat tidak nyaman.
- Biji-bijian utuh, kacang-kacangan, biji-bijian kecil, kacang polong, dan buncis, yang merupakan sumber alami vitamin B6.
Apakah jahe membantu mengatasi morning sickness?
Jahe bisa membantu menenangkan perut. Kamu bisa mencoba teh jahe, permen jahe, atau makanan yang dibuat dengan jahe asli.
Tanyakan dulu kepada apoteker atau doktermu sebelum minum suplemen jahe, karena suplemen lebih kuat daripada jahe dalam makanan.
Apakah gelang akupresur ampuh untuk mual?
Sebagian orang merasa gelang akupresur membantu. Gelang ini menekan satu titik di bagian dalam pergelangan tangan.
Buktinya masih terbatas, tetapi risikonya rendah dan mudah dicoba.
Apa yang bisa diberikan dokter untuk morning sickness?
Jika langkah di rumah belum cukup, bicarakan dengan doktermu sejak awal daripada menunggu. Mengatasi mual sejak dini bisa mencegahnya menjadi berat.
Tanyakan kepada doktermu tentang vitamin B6 dan pengobatan lain yang dianggap aman selama hamil. Sebagian dijual bebas dan sebagian perlu resep, jadi tanyakan doktermu sebelum mengonsumsi sesuatu yang baru.
Apa itu hiperemesis gravidarum?
Hiperemesis gravidarum adalah bentuk mual dan muntah saat hamil yang paling berat. Kondisi ini terjadi pada hingga 3 dari 100 kehamilan.
Kondisi ini bisa berarti kehilangan 5% atau lebih dari berat badan sebelum hamil dan mengalami dehidrasi, yaitu kehilangan terlalu banyak cairan tubuh. Kondisi ini perlu diobati, kadang di rumah sakit, untuk menghentikan muntah dan mengganti cairan. Ini bukan salahmu, dan bukan sesuatu yang bisa kamu tahan sendiri.
Apakah morning sickness membahayakan bayi?
Morning sickness yang biasa tidak membahayakan bayimu. Morning sickness juga tidak menyebabkan keguguran.
Muntah hebat disertai penurunan berat badan bisa memengaruhi berat lahir bayimu, itulah salah satu alasan penting untuk segera mencari bantuan.
Kapan harus ke dokter
- Kamu tidak bisa menahan makanan atau cairan selama 24 jam.
- Urinemu sangat pekat, atau kamu tidak buang air kecil lebih dari 8 jam.
- Kamu merasa sangat lemas, pusing, atau mau pingsan saat berdiri.
- Berat badanmu turun.
- Kamu mengalami nyeri perut, demam 100,4°F (38°C) atau lebih, atau muntah darah.
- Mual memengaruhi suasana hati, tidur, atau kehidupan sehari-harimu. Jika kamu punya pikiran untuk menyakiti diri sendiri, telepon atau kirim SMS ke 988 (layanan krisis di AS) atau layanan krisis setempat.
Cara Gyne membantu
Selama kehamilan, Gyne menemanimu minggu demi minggu, dengan penjelasan tentang apa yang dialami tubuhmu dan apa yang bisa diharapkan selanjutnya. Tanda bahaya selalu bisa dibuka dengan satu ketukan, lengkap dengan cara cepat untuk meminta bantuan.
KehamilanPanduan ini berisi informasi umum, bukan saran medis. Hanya dokter yang bisa mendiagnosis suatu kondisi.